This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Saturday, November 16, 2013

Teori Biaya Transaksi (Transaction Cost Theory)

Teori biaya transaksi atau transaction cost theory menurut penjelasan Oliver E. Williamson (1975, 1985, dalam Donaldson, 1995), yang konsern/peduli pada biaya transaksi, menyimpulkan bahwa transaksi adalah pertukaran barang atau jasa antara orang dalam berbagai batasan.
Pada proses pertukaran sumber-sumber menurut pendapat penganut teori biaya transaksi ternyata terdapat sejumlah faktor penting penciptaan dan pengembangan struktur organisasi, yaitu biaya-biaya keseluruhan dari sebuah rantai perekonomian (Scott, 1983, dalam Donaldson, 1995).
Williamson memandang berbeda terhadap dua pandangan pengembangan struktur yaitu pasar dan organisasi. Pada pasar, pertukaran terjadi lewat negosiasi kontrak dimana semua bagian diasumsikan bergerak untuk kepentingan pribadi. Dalam pandangan pengetahuan murni, pertukaran/transaksi merupakan kebutuhan semua bagian, dan harga didasarkan atas kepentingan individual serta tangan tak kelihatan (invisible hand) pada perekonomian bebas (sebagian besar adalah penjual dan pembeli) sehingga pengendalian biaya dibutuhkan oleh pasar bebas (pure market).
Dengan pemahaman tersebut di atas kemudian akan memberi penjelasan baru kepada kita tentang organisasi dalam perspektif biaya transaksi. Penjelasan pada pendekatan yang dibuat teori biaya transaksi memungkinkan kita membuka perspektif baru pula dengan lebih mendalam bagi penjelasan sejarah bisnis sebuah perusahaan (yang mungkin tidak dikenal) yang entah muncul dari mana, dan dalam waktu beberapa tahun telah mengambil kepemimpinan dengan mantap, kelihatannya tanpa usaha yang susah payah.
Penjelasan yang selalu diberikan untuk hal ini adalah strategi yang unggul, teknologi yang unggul, atau struktur yang ramping. Tetapi ternyata ada fakta baru yang menjelaskan setiap kasus perusahaan pendatang baru yang selalu menikmati keunggulan biaya, biasanya 30 persen (Drucker, 1995). Alasannya berada pada penjelasan teori ini yaitu setiap perusahaan baru pasti mengetahui dan mengelola biaya dari keseluruhan rantai ekonomi pada pasar bebas bukan hanya biaya-biaya pada perusahaannya sendiri.
Teori Biaya Transaksi
Biaya Transaksi
Dengan demikian asumsi tersebut memungkinkan pekerjaan (pada organisasi) dilakukan lewat kontrak-kontrak yang dibuat guna mengendalikan biaya-biaya dalam transaksi. Klaim pada kontrak menyatakan bahwa melalui kontrak segala sesuatu yang bernilai di masa yang akan datang dapat diestimasi. Pada situasi ini organisasi dapat memandang dengan lebih baik alternatif untuk memediasi transaksi di pasar bebas.
Pada pertukaran yang penuh dengan ketidakpastian (uncertaintly) dapat diredusir jika dilakukan pada sekelompok orang yang terorganisir dalam acuan yang rasional dan mekanisme organisasi yang mencegah sifat oportunistis. Organisasi menolong kita untuk melokalisir persoalan, menyederhanakan pilihan-pilihan, menciptakan jaringan informasi dan mencari alternatif-alternatif, menolong individu-individu menanggulangi keterbatasan pengetahuan untuk menentukan harga dan mengurangi ketidakpastian serta membuat keputusan pada pasar dan organisasi.
Williamson mengintrodusir acuan kegagalan pasar untuk menjelaskan mengapa sejumlah situasi memungkinkan pertukaran dalam organisasi terjadi secara lebih baik dibanding membiarkannya terjadi lewat pasar. Pada situasi ini (organisasi) dapat dilakukan dengan lebih baik karena terdapat kesempatan untuk menghalangi/mencegah dan memberikan kemungkinan yang lebih baik karena adanya monitor dan survei serta sistem insentif dalam mengurangi sifat oportunis.
Teori biaya transaksi memberikan kerangka acuan sebagai penjelasan umum terhadap titik pijak/organisasi sebagai mekanisme guna mendukung keputusan pada kondisi ketidakpastian dan mencegah sifat opportunistis terhadap pertukaran. Merupakan fokus utama penciptaan efisiensi dan dilakukan hampir pada semua pendekatan ekonomi (Scott, 1993, dalam Donaldson, 1995). Jadi sesuai namanya yang menjadi fokus utama dari teori transaksi adalah biaya-biaya transaksi di pasar. Teori ini menjelaskan bahwa organisasi adalah konsekwensi dari kegagalan pasar (market failure) dalam perusahaan besar (Williamson, 1975, 1985, Arrow, 1985, Williamson dan Ouchi, 1981, dalam Doz dan Prahalad, 1991).
Fokus sekunder dari teori transaksi adalah biaya-biaya transaksi pada hirarki, pengendalian dan pemenuhan (compliance) biaya pada organisasi (Fama and Jensen, 1983; Jensen and Mackling, 1976, Doz dan Prhaland, 1991). Selain penjelasan bagi persoalan kegagalan pasar yang telah disebutkan diatas, teori ini juga menjelaskan bahwa pertumbuhan sebuah badan hukum besar dengan hirarki manajemennya yang menyebabkan manajer tingkat atas kehilangan kontrol terhadap personal level bawah dan menengah yang berdampak pada kemungkinan personal menengah mengikuti kepentingan pribadi mereka dengan menciptakan semacam ‘empire building’ dan memanfaatkan sumber-sumber organisasi untuk kepentingan pribadi mereka (Williamson, 1970, 1985, dalam Donaldson, 1995).
Penganut teori ini juga menyatakan bahwa analisa biaya transaksional memberi titik pijakan yang kuat bagi analisis pilihan antara bentuk institusional yang bisa digunakan dalam menetapkan batasan efisiensi pada perusahaan multinasional (MNC) (Burkley dan Cason 1986, Duning, 1980, Henard 1982, Teece, 1985, dalam Doz dan Prahalad, 1991). Solusi dari teori ini adalah solusi terstruktur untuk memulihkan kontrol di tingkat midle manajemen dengan kontribusi yang lebih bertanggungjawab terhadap perusahaan melalui temuan the M-form Coorporation, sebuah struktur multi-divisi dengan perkalian pusat keuntungan yang dibawahi seorang kepala kantor badan hukum yang waspada atau hati-hati yang membuat pelaksanaan manajerial terlihat memiliki disiplin organisasi (Williamson, 1970, 1985, dalam Donaldson, 1995). Kegunaan analisa transaksi untuk riset terhadap proses manajemen dibatasi oleh penyederhanaan asumsi yang inheren di dalamnya adalah tingkatan hirarki, dan fokus utamanya adalah transaksi secara menyeluruh sebagai sebagai unit analisis.
Teori Transactional Cost juga memiliki kegunaan untuk menganalisa tipe spesifik hubungan inter organisasional dalam konteks negara Amerika Utara seperti hubungan antara perusahaan Amerika Serikat dengan pemasok mereka, integrasi vertikal bounded rationality diartikan sebagai konsep kapasitas manusia yang terbatas saat memformulasikan dan memecahkan masalah.

sumber :  http://perilakuorganisasi.com/theori-biaya-transaksi-transaction-cost-theory.html

Thursday, October 24, 2013

Aliansi strategis


Pengertian
Aliansi strategis adalah hubungan formal antara dua atau lebih kelompok untuk mencapai satu tujuan yang disepakati bersama ataupun memenuhi bisnis kritis tertentu yang dibutuhkan masing-masing organisasi secara independen. Aliansi strategis pada umumnya terjadi pada rentang waktu tertentu, selain itu pihak yang melakukan aliansi bukanlah pesaing langsung, namun memiliki kesamaan produk atau layanan yang ditujukan untuk target yang sama. Dengan melakukan aliansi, maka pihak-pihak yang terkait haruslah menghasilkan sesuatu yang lebih baik melalui sebuah transaksi. Rekanan dalam aliansi dapat memberikan peran dalam aliansi strategis dengan sumberdaya seperti produk, saluran distribusi, kapabilitas manifaktur, pendanaan projek, pengetahuan, keahlian ataupun kekayaan intelektual. Dengan aliansi maka terjadi kooperasi atau kolaborasi dengan tujuan muncul sinergi. Dengan aliansi, perusahaan dapat saling berbagi kemampuan transfer teknologi, risiko, dan pendanaan. Aliansi strategis terkait pula dengan konsep seperti koalisi internasional, jaringan strategis, joint venture.
Keuntungan Aliansi Strategis
Dalam era ekonomi dewasa ini, aliansi strategis memungkinkan korporasi meningkatkan keunggulan bersaing bisnisnya melalui akses kepada sumber daya partner atau rekanan. Akses ini dapat mencakup pasar, teknologi, kapital dan sumber daya manusia. Pembentukan team dengan korporasi lain akan menambahkan sumber dya dan kapabilitas yang saling melengkapi (komplementer), sehingga korporasi mampu untuk tumbuh dan memperluas secara lebih cepat dan efisien. Khususny pada korporasi yang tumbuh dengan pesat, relatif akan berat untuk memperluas sumber daya teknis dan operasional. Dalam proses, korporasi membutuhkan penghematan waktu dan peningkatan produktivitas dengan tanpa mengembangkan secara individual; hal ini agar korporasi dapat tetap fokus pada inovasi dan bisnis inti organisasi. Korporasi yang tumbuh pesat dipastikan harus melakukan aliansi strategis untuk memperoleh benefit dari saluran distribusi, pemasaran, reputasi merek dari para pemain bisnis yang lebih baik. Dengan melakukan aliansi strategis, beberapa keuntungan adalah (1) memungkinkan partner untuk konsentrasi pada aktivitas terbaik yang sesuai dengan kapabilitasnya, (2) pembelajaran dari partner dan pengembangan kompetensi yang mungkin untuk memperluas akses pasar, (3) memperoleh kecukupan sumber daya dan kompetensi yang sesuai agar organisasi dapat hidup.

Penggunaan Aliansi Strategis
Aliansi strategis pada umumnya digunakan perusahaan untuk
• Mengurangi biaya melalui skala ekonomi atau pengingkatan pengetahuan
• Meningkatkan akses pada teknologi baru
• Melakukan perbaikan posisi terhadap pesaingMemasuki pasar baru
• Mengurangi waktu siklus produk
• Memperbaiki usaha-usaha riset dan pengembangan
• Memperbaiki kualitas
Perencanaan Aliansi yang Berhasil
Sebelum korporasi melakukan aliansi strategi dengan rakanan, secara internal korporasi harus melakukan beberapa persiapan. Hal ini dilakukan agar aliansi yang dijalankan berhasil sukses. Pemikiran yang mendalam tentang struktur dan rincian bagaimana aliansi akan dikelola perlu mempertimbangkan hal berikut dalam perencanaan proses aliansi. Korporasi terlebih dahulu mendefinisikan outcome yang diharapkan melalui hubungan aliansi strategis, selain juga menentukan elemen-elemen apa saja yang dapat disediakan oleh masing-masing pihak dan keuntungan yang akan diperoleh. Korporasi juga perlu terlebih dahulu melakukan proteksi atas berbagai hak kekayaan intelektual melalui beberapa kesepakatan dan perjanjian legal agar tidak terjadi proses transer pengetahuan yang merugikan. Korporasi juga harus sejak awal menentukan pada layanan atau produk apa yang akan dijalankan. Untuk keberhasilan pengoperasian layanan ataupun produk, korporasi perlu mengkaji sejauh mana terdapat kompatibilitas budaya perusahaan agar terciptas tingkat kepercayaan yang baik. Setelah beberapa kajian tersebut dilakukan, sesungguhnya proses pembentukan aliansi strategis adalah melalui tahapan berikut:
1. Pengembangan Strategi. Pada tahap ini akan dilakukan kajian tentang kelayakan aliansi, sasaran dan rasionalisasi, pemilihan fokus isu yang utama dan menantang, pengembangan sumberdaya strategi untuk mendukung produksi, teknologi, dan sumber daya manusia. Pada tahapan ini dilakukan penyesuaian sasaran dengan strategi keseluruhan perusahaan/ korporasi.
2. Penilaian Rekanan. Pada tahap ini dilakukan analisis potensi rekan yang akan dilibatkan, baik kekuatan maupun kelemahan, penciptaan strategi untuk mengakomodasi semua gaya manajemen rekanan, menyiapkan kriteria pemilihan rekanan, memahami motivasi rekanan dalam membangun aliansi dan memperjelas gap kapabilitas sumber daya yang mungkin akan dikeluarkan oleh rekanan.
3. Negosiasi Kontrak. Tahap ini mencakup penentuan apakah semua pihak memiliki sasaran yang realistik, pembentukan team negosiasi, pendefinisian kontribusi masing-masing pihak dan pengakuan atas proteksi informasi penting, pasal-pasal terkait pemutusan hubungan, hukuman/ penalti untuk kinerja yang buruk, dan prosedur yang jelas dan dapat dipahami dalam interaksi.
4. Operasionalisasi Aliansi. Operasionalisasi aliansi mencakup penegasan komitmen manajemen senior masing-masing pihak, penentuan sumber daya yang digunakan untuk aliansi, menghubungkan dan menyesuaian anggaran dan sumberdaya dengan prioritas strategis, penegasan kinerja dan hasil dari aktivitas aliansi.
5. Pemutusan Aliansi. Aliansi dapat dihentikan dengan syarat-syarat tertentu yang disepakati. Pada umumnya ketika sasaran tidak tercapai, atau ketika partner melakukan perubahan prioritas strategis, atau melaukan realokasi sumberdaya ke tempat yang berbeda.
Tipe Aliansi Strategis
Ada empat tipe aliansi strategi, yaitu joint venture, equity strategic alliance, non-equity strategic alliance, dan global strategic alliances.
1. Joint venture adalah aliansi strategis dimana dua atau lebih perusahaan menciptakan perusahaan yang independen dan legal untuk saling berbagi sumber daya dan akapabilitas untuk mengembangkan keunggulan bersaing.
2. Equity strategic alliance adalah aliansi strategis dimana dua atau lebih perusahaan memiliki persentase kepemilikan yang dapat berbeda dalam perusahaan yang dibentuk bersama namun mengkombinasikan semua sumber daya dan kapabilitas untuk mengembangkan keunggulan bersaing.
3. Nonequity strategic alliance adalah aliansi strategis dimana dua atau lebih perusahaan memiliki hubungan kontraktual untuk menggunakan sebagian sumber daya dan kapabilitas unik untuk mengembangkan keunggulan bersaing.
4. Global Strategic Alliances adalah kerjasama secara partnerships antara dua atau lebih perusahaan lintas negara dan lintas industri. Terkadang alinasi ini dibentuk antara korporasi (atau beberapa korporasi) dengan pemerintah asing.

1. Pengertian
Aliansi (alliance) atau ‘persekutuan’ dapat diartikan sebagai kumpulan perseorangan, kelompok atau organisasi yang memiliki sumberdaya (sarana, prasarana, dana, keahlian, akses, pengaruh, informasi) yang bersedia dan kemudian terlibat aktif mengambil peran atau menjalankan fungsi dan tugas tertentu dalam suatu rangkaian kegiatan yang terpadu (lihat Topatimasang et al, 2000). Dengan kata lain, aliansi adalah sebuah jaringan kerja (networking) antar lintas yang memiliki keahlian dan sumberdaya berbeda namun memiliki komitmen dan agenda yang sejalan.
Dilihat dari kedekatan visi dan fungsi dari masing-masing anggota aliansi, maka dapat dibedakan ALIANSI STRATEGIS dan ALIANSI TAKTIS.
1. Aliansi Strategis menunjuk pada ‘sekutu dekat’ atau ‘lingkar inti’. Mereka tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Garis Depan yang bertugas sebagai penggagas, pemrakarsa, pendiri, penggerak utama, sekaligus penentu dan pengendali arah kebijakan dari sebuah aliansi.
2. Aliansi Taktis menunjuk pada ‘sekutu jauh’ atau ‘lingkar luar’ yang seringkali tidak terlibat langsung dalam kegiatan aliansi. Mereka umumnya tergabung dalam Pokja Pendukung (supporting unit) dan Pokja Basis (ground work) yang bertugas membantu penyediaan sarana, logistik, data dan kader yang dibutuhkan oleh lingkar inti.
Dalam hal ini saya akan menjelaskan lebih mendalam tentang Aliansi Stategis, Aliansi strategis adalah hubungan formal antara dua atau lebih kelompok untuk mencapai satu tujuan yang disepakati bersama ataupun memenuhi bisnis kritis tertentu yang dibutuhkan masing-masing organisasi secara independen. Aliansi strategis pada umumnya terjadi pada rentang waktu tertentu, selain itu pihak yang melakukan aliansi bukanlah pesaing langsung, namun memiliki kesamaan produk atau layanan yang ditujukan untuk target yang sama. Dengan melakukan aliansi, maka pihak-pihak yang terkait haruslah menghasilkan sesuatu yang lebih baik melalui sebuah transaksi. Rekanan dalam aliansi dapat memberikan peran dalam aliansi strategis dengan sumberdaya seperti produk, saluran distribusi, kapabilitas manufaktur, pendanaan proyek, pengetahuan, keahlian ataupun kekayaan intelektual. Dengan aliansi maka terjadi kooperasi atau kolaborasi dengan tujuan muncul sinergi.
2. Keuntungan Aliansi Strategis
Keuntungan aliansi strategis antara lain:
1. Memungkinkan partner untuk konsentrasi pada aktivitas terbaik yang sesuai dengan kapabilitasnya
2. Pembelajaran dari partner dan pengembangan kompetensi yang mungkin untuk memperluas akses pasar
3. Memperoleh kecukupan sumber daya dan kompetensi yang sesuai agar organisasi dapat hidup.
3. Penggunaan Aliansi Strategis
Aliansi strategis pada umumnya digunakan perusahaan untuk:
1. Mengurangi biaya melalui skala ekonomi atau pengingkatan pengetahuan
2. Meningkatkan akses pada teknologi baru
3. Melakukan perbaikan posisi terhadap pesaing memasuki pasar baru
4. Mengurangi waktu siklus produk
5. Memperbaiki usaha-usaha riset dan pengembangan
6. Memperbaiki kualitas
4. Perencanaan Aliansi yang Berhasil
Pemikiran mendalam tentang struktur dan rincian bagaimana aliansi akan dikelola perlu mempertimbangkan hal berikut dalam perencanaan proses aliansi. Korporasi terlebih dahulu mendefinisikan outcome yang diharapkan melalui hubungan aliansi strategis dan menentukan elemen-elemen apa saja yang dapat disediakan oleh masing-masing pihak dan keuntungan yang akan diperoleh. Korporasi juga perlu terlebih dahulu melakukan proteksi atas berbagai hak kekayaan intelektual (HAKI) melalui kesepakatan dan perjanjian legal. Korporasi juga harus sejak awal menentukan pada layanan atau produk apa yang akan dijalankan. Setelah beberapa kajian tersebut dilakukan, proses pembentukan aliansi strategis dapat melalui tahapan berikut:
1. Pengembangan Strategi
2. Penilaian Rekanan
3. Negosiasi Kontrak
4. Operasionalisasi Aliansi
5. Pemutusan Aliansi
5. Tipe Aliansi Strategis
Ada empat tipe aliansi strategi, yaitu:
1. Joint venture adalah aliansi strategis dimana dua atau lebih perusahaan menciptakan perusahaan yang independen dan legal untuk saling berbagi sumber daya dan kapabilitas dengan mengkombinasikan sebagian aktiva mereka untuk mengembangkan keunggulan bersaing.
2. Equity strategic alliance adalah aliansi strategis dimana dua atau lebih perusahaan memiliki persentase kepemilikan yang dapat berbeda dalam perusahaan yang dibentuk bersama namun mengkombinasikan semua sumber daya dan kapabilitas untuk mengembangkan keunggulan bersaing.
3. Nonequity strategic alliance adalah aliansi strategis dimana dua atau lebih perusahaan memiliki hubungan kontraktual untuk menggunakan sebagian sumber daya dan kapabilitas unik tanpa berbagi ekuitas untuk mengembangkan keunggulan bersaing.
4. Global Strategic Alliances adalah kerjasama secara partnerships antara dua atau lebih perusahaan lintas negara dan lintas industri.
7. Strategi Aliansi Tingkat Bisnis
1. Aliansi Komplementer. Dirancang untuk mengambil keunggulan dari peluang-peluang pasar dengan mengkombinasikan aktiva-aktiva dari perusahaan-perusahaan yang menjadi mitra dengan cara-cara yang saling melengkapi untuk menciptakan nilai baru.
1. Aliansi Strategis Komplementer Vertikal.
2. Aliansi Komplementer Horisontal.
1. Strategi Pengurangan Persaingan. Dalam banyaknya persaingan, banyak perusahaan berusaha untuk menghindar dari persaingan yang merusak atau berlebihan. Salah satunya adalah dengan kolusi implisit atau toleransi mutual.
2. Strategi Tanggapan Persaingan. Perusahaan menggabungkan kekuatan untuk merespon tindakan stratejik pesaing lain.
3. Strategi Pengurangan Ketidakpastian. Aliansi strategis juga digunakan untuk mempertahankan diri dari risiko dan ketidakpastian khususnya dalam pasar-pasar siklus cepat.
8. Strategi Aliansi Tingkat Perusahaan
Dirancang untuk memfasilitasi diversifikasi pasar dan/atau produk.
1. Aliansi Strategis Diversifikasi. Memungkinkan suatu perusahaan untuk memperluas ke produk atau wilayah pasar baru tanpa melakukan merger atau akuisisi.
2. Aliansi Strategis Sinergistik. Menciptakan ruang lingkup ekonomi bersama antara dua atau lebih perusahaan.
3. Waralaba. Merupakan salah satu alternatif dalam diversifikasi yang merupakan strategi kerja sama berdasarkan relasi kontraktual.
9. Strategi Aliansi Internasional
Alasan menggunakan aliansi internasional :

1. Perusahaan multinasional memiliki kinerja yang lebih baik daripada perusahaan yang hanya beroperasi secara domestik saja
2. Peluang-peluang untuk tumbuh melalui akuisisi atau aliansi terbatas dalam negara asal perusahaan tersebut
3. Kebijakan pemerintah
4. Membantu sebuah perusahaan yang mentransformasi dirinya sendiri dalam kondisi-kondisi lingkungan yang berubah dengan cepat
10. Strategi Aliansi Jaringan Kerja
Jenis strategi jaringan kerja antara lain:
1. Jaringan Aliansi Stabil. Memiliki siklus pasar dan permintaan yang mudah diprediksi.
2. Jaringan Aliansi Dinamis. Basis dalam penggunaan strategi jaringan dalam industri dimana inovasi teknologi cepat diperkenalkan secara berkala.
3. Jaringan Aliansi Internal. Dibentuk dalam sebuah perusahaan yang memfasilitasi koordinasi produk dan keragaman global.
11. Contoh Aliansi
Perusahaan yang telah melakukan aliansi antara lain GE/SNECMA; Fuji Xerox Co., Ltd.; AIZA-Cibe Geigy; NUMMI; Dell dan EMC; Aliansi Dexa Medica dengan GlaxoSmithKline dan dengan Alpharma dan Indofarma; PT Kalbe Farma Tbk dengan PT Enseval dan PT Dankos Laboratories Tbk,; Bank Muamalat dengan PT Pos dan BCA; Mitsubishi dengan DaimlerCrysler; Renault dan Nissan; Star Alliance; dan lain-lain.
Penerapan Aliansi Strategi di Indonesia, contohnya yang telah dilakukan Bank Muamalat:
Yang dilakukan Bank Muamalat adalah melakukan aliansi strategis dengan seluruh jaraingan kantor pos di Indonesia ketika meluncurkan dan menjual produk Shar-E. Dengan berbagai kemudahan dan jaringan yang luas sampai ke tingkat kelurahan, maka aliansi strategis dengan kantor pos menjadi solusi ampuh dalam meningkatkan pasar perbankan syariah di Indonesia.
Memang, Shar-E Card ditujukan untuk menjadi brand yang dapat digunakan oleh mitra aliansi Bank Muamalat. Baik mitra yang berupa bank maupun lembaga keuangan lainnya. Misalnya Shar-E Pegadaian, multi finance, maupun bank-bank konvensional yang ingin mengelola dana nasabahnya secara syariah tanpa harus membuka unit syariah, melainkan cukup dengan beraliansi dengan Bank Muamalat. Selain itu, dengan berbagai kemudahan dan jaringan yang luas, karena bekerjasama dengan kantor pos di seluruh daerah di Indonesia, maka produk Shar-E akan bisa meningkatkan loyalitas nasabah Bank Muamalat.
Agar loyalitas nasabahnya terus meningkat dan sustainable, Bank Muamalat juga berusaha untuk selalu memberikan berbagai kemudahan. Misalnya dengan memberikan kemudahan kepada pemegang kartu Shar-E sehingga dapat mengaktivasi nomor rekening pada kartu tersebut dan memiliki nomor rekening di Bank Muamalat. Dengan kemudahaan tersebut, pengguna Shar-E juga dapat mengakses seluruh Debit BCA dan memperoleh akses penarikan tunai secara halal dan free of charge pada seluruh ATM BCA dan ATM Bersama.
Hal ini sangat cerdas dilakukan Bank Muamalat mengingat tanpa perlu mengeluarkan investasi yang besar untuk membuka cabang-cabang yang banyak dan mengadakan mesin-mesin ATM, Bank Muamalat telah berhasil menjangkau masyarakat sampai tingkat kelurahan.

Monday, October 21, 2013

7 Makanan Sehat Pencegah Asma 21 October 2013

Mengatasi asma tidak harus menggunakan obat tapi bisa juga dengan bantuan makanan alami. Meskipun penelitian berikut membuktikan bahwa ada makanan tertentu yang bisa menyembuhkan asma, namun alangkah baiknya setiap orang menjaga asupan gizinya agar terbebas dari risiko asma.



Penelitian menyebutkan bahwa makanan terbaik bagi penderita asma adalah sayuran dan buah-buahan. Buah dan sayuran merupakan sumber vitamin, mineral, serat. Buah dan sayur juga mengandung antioksidan yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh.

Berikut 7 Makanan yang baik dikonsumsi bagi penderita asma:

Alpukat

Alpukat mengandung konsentrasi tinggi L-glutathione, sebagai zat anti asma yang bisa melindungi sel melawan kerusakan akibat radikal bebas. Juga sebagai detoksifikasi tubuh dari polutan dan zat berbahaya lainnya.

L-glutathione juga dikenal ampuh membantu peradangan quells sistemik dan memperbaiki kesehatan usus yang rusak. Proses tersebut pada intinya dapat membantu seseorang terhindar dari serangan asma.

Kubis

Kubis juga sangat bermanfaat sekali untuk memblokir radikal bebas yang bertanggung jawab terhadap kontraksi otot polos di saluran pernapasan bagian dalam. Kubis juga sebagai sumber fitokimia beta-karoten yang merupakan antioksidan kuat yang bisa mencegah dan mengurangi gejala asma.

Bayam

Berdasarkan sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 68 ribu wanita, ditemukan bahwa asupan tinggi yang terdapat pada bayam berhubungan langsung dengan berkurangnya risiko asma. Hal ini disebabkan kandungan vitamin C, beta karoten, vitamin E, dan magnesium yang terkandung di dalamnya.

Pisang

Berdasarkan studi yang dilakukan pada 2011 oleh tim peneliti Imperial College London, bahwa makan pisang setiap hari bisa menjauhkan diri dari penyakit asma. Peneliti tersebut menemukan bahwa anak yang makan 1 buah pisang perhari ternyata mengalami penurunan risiko gejala asma hingga 34 persen.

Jahe

Jahe memiliki khasiat yang lebih dibandingkan obat antihistamin dalam membersihkan saluran udara dan juga menghentikan peradangan. Ini karena sifat antioksidannya mampu menjadi pereda gejala asma yang tidak menimbulkan efek samping berbahaya.

Kunyit

Kunyit mengandung bahan aktif anti-inflamasi yang dapat mengatasi peradangan yang bertanggung jawab dalam pembengkakan paru-paru dan konstruksi saluran pernapasan ketika terjadi serangan asma. Kunyit dapat membantu melebarkan pembuluh darah dan mengendurkan ketegangan otot.

Apel

Kandungan quersetin dalam apel mampu memberikan perlindungan yang kuat terhadap asma. Studi di Eropa menyatakan bahwa wanita hamil yang makan 4 apel per minggunya dapat menurunkan resiko melahirkan anak asma sampai 53 persen. Bahkan anak yang minum jus apel memiliki risiko 50 persen lebih kecil untuk terjangkit asma.

Sumber : DuniaFitnes.com

Sunday, September 1, 2013

Peralatan yang Digunakan Dalam Audit IT

 Sebenarnya dalam melaksanakan IT/IS Audit terdapat berbagai tools yang sudah siap digunakan saat ini. Tools tersebut dikembangkan dan distandarisasikan oleh berbagai badan di dunia. Tool-tool yang dapat digunakan untuk membantu pelaksanaan Audit Teknologi Informasi. Tidak dapat dipungkiri, penggunaan tool-tool tersebut memang sangat membantu Auditor Teknologi Informasi dalam menjalankan profesinya, baik dari sisi kecepatan maupun akurasinya.

 Berikut beberapa software yang dapat dijadikan alat bantu dalam pelaksanaan audit teknologi informasi

1. ACL
 ACL (Audit Command Language) merupakan sebuah software CAAT (Computer Assisted Audit Techniques) yang sudah sangat populer untuk melakukan analisa terhadap data dari berbagai macam sumber.
http://www.acl.com/

2. Picalo
 Picalo merupakan sebuah software CAAT (Computer Assisted Audit Techniques) seperti halnya ACL yang dapat dipergunakan untuk menganalisa data dari berbagai macam sumber.
http://www.picalo.org/

3. Powertech Compliance Assessment
 Powertech Compliance Assessment merupakan automated audit tool yang dapat dipergunakan untuk mengaudit dan mem-benchmark user access to data, public authority to libraries, user security, system security, system auditing dan administrator rights (special authority) sebuah server AS/400.
http://www.powertech.com/

4. Nipper
 Nipper merupakan audit automation software yang dapat dipergunakan untuk mengaudit dan mem-benchmark konfigurasi sebuah router.
http://sourceforge.net/projects/nipper/

5. Nessus
 Nessus merupakan sebuah vulnerability assessment software.
http://www.nessus.org/

6. Metasploit
 Metasploit Framework merupakan sebuah penetration testing tool.
http://www.metasploit.com/

7. NMAP
 NMAP merupakan open source utility untuk melakukan security auditing.
http://www.insecure.org/nmap/

8. Wireshark
 Wireshark merupakan network utility yang dapat dipergunakan untuk meng-capture paket data yang ada di dalam jaringan komputer.
http://www.wireshark.org/

*/http://bathdeville.blogspot.com/

TESIS AKUNTANSI MANAJEMEN


  1. Pengaruh Perubahan Informasi Arus Kas Dan Laba Akuntansi Terhadap Return Saham Pada Industri Perbankan Yang Terdaftar Di BEJ
  2. Analisa Pengaruh Informasi Laba Akuntansi Dan Komponen Arus Kas Terhadap Harga Saham Periode 2002 – 2004
  3. Analisa Tingkat Kesehatan Bank Dan Luas Pengungkapan Peristiwa Setelah Tanggal Neraca Pada Laporan Tahunan Perbankan Yang Terdaftar Di BEJ
  4. Analisis Penerapan Metode Akuntansi Persediaan Dan Pengaruhnya Terhadap Market Value Pada Perusahaan Menufaktur Yang Terdaftar Di BEJ
  5. Analisis Penerapan Metode Akuntansi Persediaan Pada Perusahaan Manufaktur Di BEJ
  6. Dampak Reformasi Pajak Tahun 2000 Pada Struktur Biaya, Pengeluaran Modal Dan Profitabilitas Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Di Bej)
  7. Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Pada Ketentuan Pengungkapan Wajib Pajak Oleh Perusahaan-Perusahaan Publik Dan Implikasinya Terhadap Kepercayaan Para Investor Di Pasar Modal
  8. Informasi Sistem Akuntansi Manajemen Sebagai Variable Intervening Peran Teknologi Informasi Dan Saling Ketergantungan Terhadap Sistem Akuntansi Manajemen Serta Dampaknya Terhadap Organitational Management Bagi Peningkatan Kinerja Perusahaan
  9. Pengaruh Transaksi dengan Pihak-Pihak yang Memiliki Hubungan Istimewa terhadap Perencanaan Pajak Analisis Pengaruh Retailholders Ownership terhadap Likuiditas Ssaham di Bursa Efek Indonesia
  10. PENGARUH FREE CASH FLOW TERHADAP KEBIJAKAN UTANG PADA PERUSAHAAN OTOMOTIF DAN KOMPONEN YANG TERDAFTAR DI BEI
  11. PERBANDINGAN KINERJA DENGAN METODE BENCH MARKING LAPORAN KEUANGAN PADA BANK BNI SEBAGAI STANDAR PEMBANDING DENGAN SEPULUH (10) BANK NASIONAL YANG TELAH GO PUBLIC
  12. ANALISA DAMPAK PENERAPAN ISO 9002 TERHADAP KUALITAS, EFISIENSI DAN PRODUKTIFITAS PERUSAHAAN
*/ berbagai sumber

Audit Command Language (ACL)



ACL adalah sebuah software yang dirancang khusus untuk menganalisa data dan menghasilkan laporan audit baik pengguna biasa(common/nontechnical users) maupun pengguna ahli(expert users)


Manfaat dari ACL :
mudah dalam penggunaan(user friendly).
Built-in audit dan analisa data secara fungsional.
kemampuan untuk menangani ukura file yang tidak terbatas.
pembuatan aporan berkualitas tinggi.



TABK/CAAT merupakan perangkat dan teknik yang digunakan untuk menguji (baik secara langsung maupun tidak langsung) logika internal dari suatu aplikasi komputer yang digunakan untuk mengolah data.



Software – software yang sejenis dengan ACL yaitu :
IDEA (Interactive Data Analysis Software).
APG (Audit Program Generator).
EZ-R Stats.
QSAQ.
Random Audit Assistant.
Auto Audit.
GRC on Demand.
Audit Wizard.


Lembaga / Universitas yang telah menggunakan ACL dalam kurikulum dan silabus adalah :
STIE Kesatuan Bogor
ATMA JAYA (Fakultas Ekonomi).
Universitas Kristen Petra (Jurusan Akuntansi).
Universitas Palangkaraya, dan lain – lainnya.

Website / blog untuk mendownload software ACL dan tutorialnya :

Untuk software:
www.financedownload.com
http://www.filesland.com/download/acl.html
http://www.brothersoft.com/downloads/acl.html


Untuk Tutorialnya :
wareseeker.com/free-audit-command-language.
3d2f.com/tags/audit/command/language.
www.freedownloadscenter.com/Business/Finance/XL_Audit_Commander.


Friday, August 30, 2013

Tips Memilih System Untuk Perusahaan


System yang baik adalah system yang mampu memberikan solusi, dan inilah beberapa point yang harus di perhatikan oleh pengusaha yang akan menggunakan system sebelum anda membelinya.

1. Perusahaan System Jelas Perusahaan System yang jelas, jika anda memilih atau ingin membeli sebuah system kepada orang tertentu, pastikan bahwa perusahaan system tersebut jelas dan benar-benar ada dan memiliki badan usaha (CV) atau badan hukum (PT).
Tujuannya adalah, ketika perusahaan system yang anda gunakan itu tidak memiliki badan hukum atau sejenisnya. Jika kedepannya ada masalah yang mendesak, anda bisa menyelesaikannya secara profesional dan bisa melalui jalur hukum atau lebih bisa dipertanggung jawabkan.

2. Perusahaan memiliki managemen yang jelas. Tanpa meremehkan pekerja Freelance dan menggunakan jasa mereka, menurut kami Perusahaan yang memiliki management yang jelas bisa anda pertimbangkan.

Salah satu alasannya adalah, pekerja Freelance memiliki waktu yang tidak terikat, jam kerja yang kurang termanage juga tidak bisa menjaminnya mudah dihubungi setiap saat. Sisi baik dari perusahaan system yang memiliki management semua hal tersebut bisa anda dapatkan.

3. Perusahaan Memiliki After Sales Support Dengan adanya After Sales Support bagi perusahaan menengah keatas akan sangat berguna untuk meningkatkan kinerja management perusahaan.

4. Memastikan System menjawab kebutuhan Anda Memilih System untuk perusahaan memang tidak semudah mengucapkan kata-kata, anda harus benar-benar jeli untuk memilih. Tidak semua system mahal adalah system yang cocok dengan perusahaan anda, Tidak selalu system yang di buat oleh orang profesional dengan fitur-fitur yang canggih serta tampilan yang begitu bagus mampu memenuhi apa yang perusahaan anda inginkan. System yang paling baik untuk perusahaan anda adalah system yang mampu menjawab dan menjadi solusi perusahaan anda, baik dari sisi financial report maupun dari sisi analisis perusahaan tersebut.

5. Klien Ingin membuktikan seberapa baiknya sebuah system untuk hotel, system untuk villa, system untuk managemen perusahaan anda, atau system accounting yang sedang anda incar. Anda bisa melihat seberapa banyak klien yang sudah perusahaan system itu tangani, seberapa banyak perusahaan yang mempercayakan perusahaannya untuk membantu kinerja financialnya. Jangan lupa untuk memastikan pula, seberapa besar perusahaan yang menjadi klien vendor system tersebut. Hal itu cukup menjadi satu bukti nyata, bahwa system yang akan anda gunakan adalah system yang tepat.

6. Pelayanan Banyak sekali progammer-progammer canggih yang hebat mengeluarkan dan membuat system-system untuk hotel atau system untuk villa dan restoran dengan baik. Namun, apakah anda bisa menjamin system tersebut tidak memiliki kekurangan atau error pada suatu saat nanti ?, anda bisa saja membeli dengan kebanggaan, sekali lagi.. Anda harus memikirkan bagaimana pelayanan yang perusahaan system tersebut berikan.

Nah.. Sekarang anda sudah memiliki pertimbangan bukan untuk memilih persuahaan mana yang akan menjadi partner bisnis anda. Menjalin hubungan baik & bekerja sama dengan profesional sudah menjadi satu kewajiban yang harus ada dalam dunia bisnis. Tahu dari orang berpengalaman jauh lebih baik dari pada mengetahui apa yang menurut anda sendiri itu benar. karena tetap, Pengalaman adalah guru yang paling pandai .

*/probussystem.com

Wednesday, August 28, 2013

10 aplikasi POS (Point Of Sale) Gratis


Setelah membaca artikel bagus dari blog http://skybows.wordpress.com,saya tampilkan informasinya semoga bermanfat. Di era sekarang ini di mana ekonomi lagi susah-susahnya di negara kita justru semakin banyak orang yang mencoba untuk membuka usaha sendiri baik di bidang perdagangan maupun jasa,
Software POS ( Point of Sale) berbasis Open Source menjadi sangat diminati oleh meraka yang baru mencoba memulai suatu usaha di bidang Retail dan Restaurant, dikarenakan software tersebut gratis tidak memerlukan biaya pembelian diawal, dalam hal ini akan sedikit saya paparkan beberapa software POS yg berlesensi Open Source antara lain adalah sebagai berikut :
1. PHP Point Of Sale
Image
Point Of Sale PHP menawarkan solusi untuk usaha kecil dengan fitur dapat melacak pelanggan, persediaan, keuangan dan juga bisa menampilakan laporan berdasarkan data penjualan. Dengan script ini, Anda akan dapat menambahkan sendiri semua kategori item dan merek dengan mudah
Anda bahkan dapat mencari rincian pelanggan dalam database. Selain itu, ia menawarkan sekali klik untuk memesan yang mudah untuk menggunakan aplikasi Point Of Sale dan memiliki kemampuan untuk menampilakan lebih dari sepuluh jenis laporan berdasarkan data penjualan.
Point Of Sale PHP ini adalah software berbasis web sistem penjualan dirancang untuk membantu usaha kecil dengan dapat melacak pelanggan, item, dan penjualan. Program ini sangat cocok untuk bisnis yang menggunakan pembayaran tunai, cek, atau nomor rekening untuk penjualan mereka.
Features:
* Quick sales interface
* Advanced reporting
* Customer and supplier tracking
* Multiple payment support
* Multiple employee support
* Platform: linux, windows, freebsd, osx, sun
2. Floreant POS
Image
Floreant POS adalah touch sreen platform menawarkan User Interface sederhana dirancang untuk kafe dan restoran kecil. Software memiliki sistem menu makanan dikonfigurasi yang dapat di kategorikan menjadi menu Kategori Makanan, Grup, Produk dan menu edit. Florenat POS juga memiliki fitur mudah untuk dikonfigurasi dengan Pajak, Diskon, Payroll, kiat-Server, pilihan Lacitarik. Memiliki Laporan canggih termasuk laporan penjualan per jam dan laporan penjualan secara rinci. Floreant POS dianjurkan karena memiliki komunitas forum yang aktif dan ketersediaan dukungan komersial yang telah dirilis di bawah MRPL,
Fitur :
  • Food server Touch screen activities : untuk membuat pemesanan, Edit, Merge, Split, Void, Reorder dan pembayaran tiket. Can be used for restaurants, drive through, carry out or home delivery. screenshot
  • Manager facilities : untuk mengoperasikan Drawer Pull, Drawer bleed, kartu kredit, pembayaran & laporan penerimaan di printer. screenshot
  • Kitchen Print : Rute instruksi untuk order dapur yang diterima. Melacak pemborosan dan menetapkan printer Dapur khusus untuk terminal yang berbeda
  • Backoffice : Menyediakan antarmuka yang Ramah untuk mengelola Menu Makanan, Paket Khusus, Beverates, Modifers, instruksi Memasak, dapat mengedit perubahan harga dan diskon. screenshot
  • Cash terminals : Dapat menangani kombinasi jenis pembayaran dalam tunai ataupun kredit. Secara otomatis menghitung Diskon dalam persen dengan jumlah yang tetap dan dapat diset dengn kartu diskon maupun kupon.
  • MIS Reports : dapat diset standar laporan keuangan termasuk ringkasan Penjualan dan laporan perinciannya, laporan pendapatan per Jam, melaporkan Tips dari konsumen, laporan cash dan laporan kartu kredit. screenshot
  • Robust technology: Client Server POS didukung oleh Java DB / Apache Derby, Jawa, Hibernate dan JavaPOS API. Floreant POS telah diuji pada beberapa terminal berjalan di Windows, Linux dan Mac 10.x
3. Open Bravo

Openbravo POS (sebelumnya disebut Librepos dan TinaPOS) adalah titik aplikasi jual dirancang untuk layar sentuh, mendukung printer tiket ESC / POS, menampilkan pelanggan dan barcode scanner. Hal ini multiuser menyediakan formulir pendaftaran produk, laporan dan grafik.
4. Lemon POS

Lemon adalah software open source ditargetkan untuk usaha mikro, kecil dan menengah. MySQL digunakan untuk pengelolaan data dan penyimpanan, dan dapat digunakan satu database dengan banyak terminal POS pada jaringan.
jika Anda menggunakannya OS Linux atau unix lain, makan informasi dan database Anda lebih aman terhadap serangan virus, dan menurunkan biaya dalam pengadaan software ber-lisensi.
Lemon menyediakan Antarmuka yang mudah dan themeable, search panel, price-checker tool, administration tool untuk mengelola toko Anda, laporan tercetak, dan fitur lain, masih banyak lagi fitur yang lain
5. Mercator Java POS
Mercator adalah Point of Sale (POS) aplikasi yang ditulis dalam Java Script. Ini adalah, OO multi-tujuan transaksi mesin yang mendukung lingkungan restoran umum ritel dan cepat-order menggunakan standar POS peripheral (JavaPOS) dan / atau antarmuka menu.

6. Posterita POS (Point of Sale)

Posterita POS adalah aplikasi full web POS untuk distribusi yang besar dan multi-situs Point of Sale untuk ribuan pengguna. Posterita POS dibangun di Adempiere / ERP. Posterita POS (Point of Sale) di khususkan untuk industri ritel, supermarket dan waralaba.
7. nTPV POS


nTPV adalah Sistem Point Of Sale (POS) yang dirancang untuk mengelola restoran, bar, kafe, dan bisnis serupa. Ini didasarkan pada KDE, QT, dan menggunakan XMLRPC dan DCOP sebagai metode komunikasi. Menggunakan postgresql sebagai backend database.
8. synPOS

synPOS adalah software Point Of Sale (POS) yang ditulis di Jawa. Software ini dapat digunakan POS sebagai klien untuk eCommerce atau aplikasi ERP atau sebagai standalone POS (mandiri)
9. CybOrg POS


Cyborg (Cybercafe Organizer), adalah titik penjualan dan sistem administrasi untuk kafe internet. Memiliki antarmuka berbasis web dan ditulis dalam Perl menggunakan Toolkit Template dan sebuah RDBMS. Cyborg menggunakan klien Windows / Linux untuk memblokir workstation.
10. AhadPOS

AhadPOS adalah software POS / Point Of Sales (software kasir / jual-beli) untuk UKM, dengan lisensi Open Source (GPL v2).
AhadPOS di desain untuk dapat :
  • Melakukan banyak transaksi jual-beli dengan akurat, mudah, dan cepat : memungkinkan UKM untuk berkembang.
  • Memungkinkan pelacakan stok / inventory yang akurat secara real-time : meminimalisir kemungkinan kebocoran, kecurangan, pencurian, dll
  • Pencatatan transaksi keuangan yang akurat : salah satu masalah di UKM adalah pembukuan. Dengan AhadPOS, maka ini langsung tercatat di databasenya secara otomatis, sehingga bisa terlacak secara akurat.
Sekilas lanjut tentang AhadPOS :
Berbasis Web
AhadPOS sangat powerful, dan tetap mudah digunakan. Dengan memanfaatkan berbagai fitur dari browser Firefox, maka AhadPOS bisa digunakan dengan cepat, walaupun berbasis Web / menggunakan software browser.
Karena berbasis Web, maka AhadPOS jadi memiliki beberapa kelebihan dibandingkan software POS lainnya. Seperti :
  • Fleksibel.
  • Mudah di customize / disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penggunanya.
  • Bisa diakses dari berbagai jenis perangkat : tablet, notebook, dll. AhadPOS bahkan telah digunakan dengan menggunakan Smartphone (Nokia E71) di sebuah lokasi.
  • Mudah di maintain / maintenance.
  • Dan banyak lagi keuntungan dari platform Web.
Selamat menggunakan AhadPOS. Semoga dapat banyak bermanfaat bagi bisnis Anda !
 
*http://www.baliwebgratis.com

Aplikasi Hotel Management Software Booking atau Reservations Gratis


Saya sebenarnya tidak mengerti dengan aplikasi hotel,ini saya dapat dari blog tetangga dan disharing disini,siapa ada yang punya modal bikin hotel.


1. Hoteldruid
druit

Hoteldruid (ex Php-Residence) adalah sebuah program open source untuk manajemen hotel yang dikembangkan oleh DigitalDruid.Net. Berkat fleksibilitas dari antarmuka dari web ini, sehingga dapat memuaskan berbagai tuntutan publik mulai dari tempat tidur hingga sarapan sampai apartemen yg disewakan dan hotel dengan ratusan kamar.
Fitur utamanya adalah:
  •  Dikonfigurasi jumlah dan karakteristik kamar, periode, harga, dll
  •  Otomatis penugasan kamar dengan aturan yang
     ditetapkan pengguna. Detail ->
  •  Kemungkinan untuk menambah biaya ekstra harian atau
    persentase harga. Detail ->
  •  Visualisasi dokumen dengan data dimasukkan
    untuk pencetakan. Detail ->
  •  Penciptaan halaman untuk memeriksa ketersediaan
    dari sebuah situs web. Detail ->
  •  Multi-user dengan sistem hak istimewa. Detail ->
  •  Manajemen kamar dan stockrooms persediaan item. Detail ->
  •  Perbandingan statistik tentang hunian dan pendapatan. Detail ->
  •  Software dirilis di bawah lisensi AGPL (gratis dan dimodifikasi)
    ditambah modul proprietary.
  •  Dalam bahasa Inggris, Italia dan Spanyol ditambah modul
    untuk bahasa lain.
  •  Backup semua data pada sebuah file teks tunggal.
Anda dapat mulai menggunakan hoteldruid langsung dengan mengaktifkan layanan hosting.
Pada layanan hosting Anda akan menemukan software ini sudah pra-instal dengan add-on modul hoteldruid, sekali terintegrasi dengan situs web Anda, memungkinkan Anda dapat mengakses pemesanan dari internet tanpa komisi tambahan dan sinkronisasi dengan akun Anda di Booking.com, Expedia.com, Hotel com dan. Venere.com
Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi website Hoteldruid disini
Atau langsung mendownload hoteldruid version 2.0.3 (9 March 2013) disini
2. Cultuzz
cult

Cultuzz, Spesialis untuk Distribusi Online, menawarkan CultBooking, komprehensif dan bebas-of-charge internet Mesin Pemesanan (IBE). Kekurangannya adalah bahwa Anda hanya dapat menampilkan penawaran dari Cultuzz.com, perusahaan yang menyediakan mesin ini.
Fitur:
• Negara-of-the-art teknologi dan kode Open Source (GNU / GPL License)
• Berjalan pada server Web Anda sendiri
• Sepenuhnya disesuaikan dalam fungsi dan desain
• Anda dapat menjual semua hotel Anda produk ditambah add-ons (tiket untuk perjalanan dan hiburan, makanan dan banyak lagi)
• Harga & ketersediaan ditransfer langsung dari PMS Anda
• Kode promosi khusus yang tersedia
• Pengaturan dan paket liburan
• Dinamis Harga (Manajemen Yield)
• Komunikasi dipersonalisasi tamu
• Ringkasan Peningkatan pemesanan
• Pelaporan dan statistik
• Terpadu bagian dari Suite Produk Cultuzz
Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi website ini
Atau langsung mendownload  software dan petunjuknya disini
3. KWHotel
kwh
KWHotel Gratis adalah Manajemen Properti Software untuk fasilitas akomodasi kecil dan menengah termasuk hotel, motel, resort, klub, B & B `s, hostel dan apartemen. User-friendly interface yang dikombinasikan dengan kinerja yang sangat baik dan stabilitas memungkinkan Anda untuk mengelola perusahaan Anda dengan mudah. Berkat desain yang universal KWHotel gratis bahkan dapat mengakomodasi kebutuhan penyewaan kapal pesiar dan papan selancar. Selain itu, Manajemen Properti Software satu-satunya yang menawarkan gratis biaya dengan fungsi update otomatis cepat dan dukungan teknis profesional melalui E-mail atau Skype. KWHotel Gratis dapat didownload langsung dari server, menggunakan komputer sederhana dan koneksi internet dasar, tidak ada formulir pendaftaran diperlukan, hanya setelah 30 hari penggunaan, Anda akan diminta untuk mendaftarkan data Anda untuk catatan statistik. Paling penting Program fungsi seperti mengelola pemesanan, pelanggan dan kamar akan selalu tersedia untuk Anda. Desain intuitif sistem memungkinkan Anda mulai bekerja di mana saja, dan mendapatkan keahlian segera.
Untuk lebih jelasnya silahkan lihat screenshotnya disini
dan  jika anda tertarik untuk mendownloadnya silankan download disini
 

*http://www.baliwebgratis.com

Thursday, August 15, 2013

Proteksi Folder Windows Tanpa Software Khusus

Folder-folder penting dan rahasia agar tidak mudah diakses oleh orang lain sebaiknya diberikan perhatian khusus berupa pemberian proteksi demi keamanan data yang ada di dalam folder tersebut. Apalagi proteksi ini untuk melindungi hak akses seorang anak ke folder khusus orang dewasa.
Cara memproteksi folder pada windows cukup gampang yaitu hanya dengan menggunakan perintah dari prompt drive atau Command Prompt.
Sudah tau Apa itu command prompt ? kalau sudah tau terus alinea berikutnya tapi kalau belum tau apa itu command prompt berikut ini definisinya menurut Blog Belajar Ilmu Komputer yaitu command prompt adalah perintah-perintah yang dapat diberikan kepada komputer melalui prompt drive seperti perintah DIR, COPY, VER, SYS, REN, MD, CD, CLS, FORMAT, FDISK dll.
Berikut ini perintah untuk memproteksi folder pada windows xp. Dan dalam prkatek kali ini saya menggunakan windows xp service pack 2.
Sebelumnya mohon maaf karena artikel ini tidak dilengkapi dengan gambar karena demi meringankan akses blog ini dan berikut cara memproteksi folder agar tidak bisa diakses oleh pengguna komputer lain.
Jalankan Command Prompt dengan cara klik Start – All Programs – Accessories – Command Prompt.
sebagai contoh kita akan memproteksi folder DATA yang ada di drive D, maka perintahnya adalah :

cacls d:\data /p administrators:n
kemudian tekan ENTER
muncul pertanyaan Are You Sure (Y/N)?
ketik Y yang menyatakan Yes kemudian tekan ENTER
dengan menjalankan perintah di atas maka folder DATA yang ada di drive D sudah terproteksi dan tidak bisa diakses lagi.
Untuk memberikan hak akses folder DATA atau membuka proteksi folder DATA harus menjalankan perintah cacls seperti berikut :
cacls d:\data /p administrators:f
dengan perintah di atas maka folder DATA yang tadinya terproteksi akan dapat diakses kembali.
Kelemahan perintah proteksi folder melalui command prompt adalah dapat dengan mudah diakses kembali apabila pengguna komputer tersebut sudah mengetahui perintah proteksi folder ini (cacls).


*/http://ahrul180.wordpress.com/komputerisasi/proteksi-folder-windows-tanpa-software-khusus/

Thursday, May 23, 2013

MANAJEMEN AKUNTANSI RUMAH SAKIT


Arti manajemen akuntansi rumah sakit menjadi jelas apabila kita mengerti apa yang dimaksud dengan masing-masing kata yang tersimpul dalam judul tersebut .
Manajemen arti sederhana adalah “pengelolaan” atau “pengurusan”. Arti lain adalah: Menyelesaikan sesuatu pekerjaan melalui orang lain “To get things done through other people” .
Sedang Akuntansi berarti luas, dapat dilihat dari definisi yang berbunyi sbb: Akuntansi adalah keseluruhan pengetahuan dan fungsi yang ber hubungan dengan penciptaan, pengesahan, pencatatan, pengelompokan, pengolahan, penyimpulan, penganalisaan penafsiran dan penyajian informasi yang dapat dipercaya dan penting artinya, secara sistematis. mengenai transaksi-transaksi yang sedikit-sedikitnya bersifat finansial, dan yang diperlukan untuk pimpinan dan operasi sesuatu badan dan untuk laporan-laporan yang harus diajukan mengenai hal tadi guna memenuhi pertanggung jawaban yang bersifat keuangan atau lainnya. (Menurut Paul Grady).
Sedangkan Rumah sakit adalah suatu Institusi tempat dimana di lakukan kegiatan penentuan penyakit (diagnosa), kegiatan penyembuhan (terapi) dan Kegiatan lain yang ada hubungannya dengan pengembalian fungsi seseorang menjadi sehat.
Dari ketiga kata yang dirangkum tadi jelaslah bahwa yang menjadi lingkup pembahasan menjadi sangatlah luasnya. Adalah ini membatasi diri pada hal-hal yang dianggap sangat penting diketahui dan perlu mendapat perhatian dan diperlukan oleh pengelola Rumah sakit. Dalam masalah ini sangat ditonjolkan hal yang ada hubungannya dengan perhitungan maupun penyusunan komponen penlindung terhadap tarif Rumah sakit.
PEMBAHASAN.
Dalam pembahasan tentang hal–hal yang ada hubungannya dengan pebiayaan, penyusunan tarif maupun hal–hal yang lain yang ada hubungannya denga keuangan, perhatian kita perlu ditunjukan kepada situasi dan kondisi rumah sakit yang kita kelola. Dalam mempersiapkan anggran untuk sebuah rumah sakit, kita tidak dapat mengabaikan banyak hal yang turut menjadi komponen pendukung, maupun komponen tidak mendukung terharap kegitan rumahsakit tersebut.
Rumahsakit adalah sebuah unit kerja yang dekat sekali sifatnya dengan sebuah hotel. Dapat dikatakan rumahsakit adalah “hotel plus”. Dalam manajemennyapun bayak timbul masalh yang erat kaitannya dengan manajemen perhotelan. Hanya di rumah sakit masalah lain yang lebih besar adalah adanya pelayanan medik atau pelayanan kedokteran yang sifatnya terintegrasi dengan pelayanan hotel tadi. Jadi rumah sakit selain diperlukan profesionalisme manajem perhotelan, masih diperlukan lagi profesionalisme dibidang kedokteran dan perawatan medik.
Permasalahan menjadi kompleks karena bidangnya sangat luas dan macamnya sangat beragam. Dalam upaya menyelesaikan masalah manajemen akuntansi rumah sakit, haruslah kita ketahui dahulu dengan pasti apa saja yang dapat menjadi masalah dalam manajemen keuangan dan penyajian informasi yang diperlukan sebagai pertanggung jawaban manajer dalam mengelola rumahsakitnya.
 Hal-hal yang turut dalam komponen–komponen dari akuntansi rumahsakit sebaliknya kita inventarisir dahulu sebelum kita dapat menyajikannya dalam bentuk laporan nantinya.
 MASUKAN UNTUK SISTEM AKUNTANSI RUMAH SAKIT
A. Berbagai Komponen dari Akuntansi Rumah sakit, adalah :
1. Langsung, seperti: Biaya perwatan, biaya diagnostik, biaya terapi dan biaya–biaya lainnya.
2. Tak langsung, seperti: Biaya pelayanan, biaya diagnostik, biaya kebersihan, pemeliharaan dll.
Biaya langsung maupun tak langsung ini haruslah dapat dihitung untuk dibebankan kepada setiap pasien yang dirawat. Termasuk pula dalam perhitungan seperti gaji pegawai, medis dan non medis, administrasi dll.
B. masukan untuk Sistem Akuntansi di rumah Sakit
1. Informasi tentang sumber keuangan pasien yang dirawat ( hal ini perlu untuk mengetahui apakah pasien membayar sendiri atau ada pihak ketiga yang menanggung segala pembiayaan perawatannya. Apakah ada Asuransi Kesehatan = Health Insurance, atau ada proteksi kesehatan lain, dibayar oleh perusahaan tempat bekrja ataupun oleh asuransi dari perusahaan lain yang bergerak dibidang proteksi kesehatan).
2. Pendapatan (income) dari pelayanan yang diberikan kepada pasien
3. Pengeluaran karena biaya pengobatan dan kegiatan lain
4. Data statistik tentang frekuensi berobatnya.
B.1. Informasi tentang pasien maupun kekuatan keuangannya. (Pada waktu ini dinegeri kita hal ini belum dilakukan)
a. Harus jelas status pasien yang mau diberi pelajaran
b. Siapa keluarganya, harus diberitahukan
c. Tempat tinggal harus jelas (perlu KTP/ Identitas)
d. Bagaimana diinginkan cara pembayaran, apakah dengan persekot atau tidak, atau dibayar oleh pihak ketiga perusahaan, asuransi atau orang lain.
B.2. Pemasukan / Pendapatan
1. Langsung: Seperti kamar, perawatan, pengobatan, makan, laundry, housekeeping dll. Juga pemeriksaan – pemeriksaan oleh perintah dokter, seperti X-ray, CT-Scan, USG, EKG, LAb dll.
Yang lain lagi, sepserti: Prosedur pengobtan khusus, Kamar Bedah, Fisioterapi, Obat- obatan, Alat–alat yang dipakai habis mungkin juga dari UGD, biaya inap dll.
2. Tak Langsung, antara lain: semua biaya tak langsung yang dibebankan kepada pasien (air, listerik, gas, AC, dll).
B.3. Biaya yang perlu ada karena pengobatan dan lain–lain yang berhubugnan daengan datangnya pasien kerumah sakit.
B.4. Data statistik tentang frekuensi datangnya pasien kerumahsakit (berapa kali setahun/sebulan dll).

C. Pengeluaran
Karyawan ( gaji, honor, bonus kalu ada, dll)
Alat – alat dengan depresiasinya
Gedung dengan depresiasinya
Barang habis pakai ( alat suntuk, bola lampu, dll)
Sewa, segala bentuk (kontrak kerja, leasing, sewa dll)
AKUNTANSI DANA
Dalam akuntansi rumahsakit, sekurang – kurangnya ada 4 macam dana yang perlu diperhatikan, yaitu :
1. Dana Operasional
2. Dana untuk bangunan (gedung, lab, gusang dll)
3. Dana untuk keperluan khusus
4. Dana bantuan (dari donor, kalau ada)
1. Dana Operasional.
Semua kegiatan sehari–hari yang memerlukan dana termasuk dana operasional. Disebut juga: “general Fund”.
Apabila ada dana yang tak dapat dimasukan dalam kategori dana–dana 2, 3, dan 4, maka dana tersebut diklasifikasikan sebagai dana umum, atau dana operasional. Pendapatan rumahsakit yang berasal dari pasien, baik yang dibayar langsung oleh pasien, atau oleh pihak ketiga (asuransi) atau perusahaan tempatnya bekerja , dana dari cafetaria dll, semua dimasukan dalam kategori dana operasional. Demikian pula pengeluaran–pengeluaran umpamanya sewa, biaya alat atau barang keperluan pasien, semua dimasukan kedalam dana operasional.
2. Dana Pembangunan ( Plant Fund)
Tidak saja dana untuk gedung, gudang dll yang dimasukkan kedalam kategori Plant Fund ini, tetapi juga tanah peralatan yang memerlukan biaya besar, masuk plant fund. Dalam plant fund tidak saja pengeluaran uang yang bisa terjadi, namun pemasukan juga dapat terjadi, umpanya pada pembelian/ penjualan/pertukaran tanah, bangunan dan peralatan yang mahal. Untuk mengetahui hal itu diperlukan analisa data statistik yang ada.
3. Dana untuk kegunaan khusus (Specific Purpose Fund)
Umpamanya dana yang berasal dari bantuan, donor, grant jadwal, sehingga sangat terbatas waktunya, dan spesifik penggunaannya. Dana ini harus masuk juga dalam sistem akuntansi rumah sakit dengan pencatatan khusus. Karena sifatnya yang sangat khusus, untuk mengevalusainya lebih mudah, karena kegunaan dan pemakainanya sudah tertentu dan khusus.
4. Dana Bantuan atau Endowment Fund
Adalah dana pemberian dari donor. Dana ini bersal dari donor yang investasi sifatnya. Dana ini pemakaiannya tertentu. Hasil investasi, dapat dikembangkan untuk keperluan operasional.

Dalam akuntansi dan sekurang–kurangnya adalimahal lain yang perlu pula mendapat perhatian khussu kita, yaitu :
1. Uang Pemasukan ( Revenue)
Semua uang pemasukan akibat biaya yang dibebankan atas pelayanan yang kita berikan kepada pasien, termasuk kedalam kategori uang pemasukan atau revenue.
Pencatatan tentang hal ini sangat penting agar dapat dibandingkan nantinya terhadap biaya–biaya yang diperlukan dalam pemberian pelayanan kepada pasien tersebut (apakah untung atu rugi).
 2. Uang pengeluaran (expense)
Gaji pegawai, bahan–bahan, biaya-biaya lain. Semua pembiayaan dalam pelaksanaan termasuk pengeluaran
3. Aset.
Semua barang yang dipunyai dan dipergunakan oleh rumah sakit yang ada nilai uangnya, dikatakan aset. Investasi jangka panjang, maupun uang pendapatan harian dikatakan adalah aset rumah sakit. Gedung, peralatan dan uang pendapatan harian dimasukan kedalam kategori aset rumah sakit.
 4. Jaminan
Hipotik, utang yang belum lunas, maupun barang, alat yang sedang digunakan tetapi belum dilunasi, dikatakan jaminan. Karena pada waktu sedang dipakai tetapi belum sepenuhnya milik rumah sakit, karena masih belum lunas.
5. Modal.
Semua aset yang tidak terutang disebutkan modal RS.

Input (masukan) pada Pencatatan/ Pelaporan (Data Stastistik)
Ada3 macam input penting yang perlu kita ketahui.
1. Input Revenue ( Pemasukan)
Banyak sekali input reveneu yang dapat kita catat.
Antara lain: Kamar, penginapan perawatan, makan cuci (laundry), housekeeping, pemeliharaan. Lab, X-ray, dan semua hal yang diperlukan atas permintaan dokter (lihat III B.2)
2. Input Expense (Pengeluaran)
Contoh untuk input expense ini rumah sakit agaknya merupakan salah satu seni manajemn yang selalu dilakukan para manajer. Umpamanya telah masuk barang pesanan berupa 10 koli berupa obata obatan. Kesepuluh kali ini harganya adalah: 10 juta rupiah.
Namun barang ini belum dibayar kepada rekanan. Dia dimasukan sebagai inventaris di Bagian Farmasi ataupun di Apotik. Brang ini pun masih belum digunakan.
Kemana nilai 10 juta rupiah akan dicatatkan?
sebagai inventaris obat – obatan di bag. Farmasi, ini merupakan aset rumah sakit dibagian farmasi ( inventaris), namun tercatat pula sebagi hutang yang akan dibayar atau dikatakan masuk kedalam catatan “jaminan”.
sepuluh juta rupiah akan berupakan debet dibaian farmasi, karena beruapa aset, sedang dibagian lain, menjadi kredit atau masuk kedalam “pengeluaran yang akan dibayar”.
Walupun sepuluh koli bernilai 10 juta rupiah itu adalah ada nilai uangnya, namun ia belum mempengaruhi pengeluaran(expence account) karena belum ada pembayaran.
Dalam perjalanan waktu, kalu sebagian obat tersebut mulai dipakai, diakanmengurangi inventaris bagian farmasi, namun mendatangkan pendaptan bagi mereka berupa uang pembayaran untuk obat tersebut.
Dan dengan pemakaian obat tersebut, nantinya akan ada pengeluaran (expense) untuk membayar obat tersebut.
3. Input transaksi tunai.
Seorang pasien yang mendapat perwatan poliklinik umpamanya membayar Rp. 5.000,- ; sedang pelayanan yang diberikan kepadanya berniali Rp. 8.000,- . Untuk hal seperti ini, tetap dicatat bahwa rumah sakit sudah memberikan layanan senilai Rp. 8.000,-
Dalam laporan atas nama pasien ini, tetap dicatat bahwa expense rumah sakit Rp.8.000 dan lain catatan ada revenue sebesar Rp. 5.000 yang diterima dari pasien tersebut.
AREA PELAYANAN PASIEN
1. Penyakit Dalam dan Bedah
2. Penyakit Anak
3. ICu dan ICCU
4. Obstetri ( kebidanan)
5. Perawatan
6. Fasilitas Perawatan Ahli (Bedah, Anak, Kanker dll)
7. Rawat Jalan (Rujukan)
8. UGD ( Unit Gawat Darurat)
Dan banyak bagian lain yang dapt ditambahkan, sesuai dengan kelas RS maupun kemampuan yang dipunya. Untuk RS khussus, area pelayanan pasien tentulah khusus pula sifatnya.
Kemampuan RS selain tergantung pada fasilitas medis juga sangat tergantung pada ketenagaan yang ada
Dalam manajemen akuntansi rumah sakit perlu diperhatikan banyak hal. Selain situasi dan kondisi rumah sakit yang dikelola, perlu ditinjau berbagai hal sesuai dengan apa yang dimaksud dalam definisi akuntansi, yaitu :
Keseluruhan pengetahuan dan fungsi yang berhubungan dengan penciptaan, pengesahan, pencatatan, pengelompokan, pengolahan, penyimpulan, penganalisaan, penafsiran dan penyajian informasi yang dapat dipercayadan penting artinya, secara istematik mengenai transaksi- transaksi yang sedikit-sedikitnya bersifat finansial, dan yg diperlukan untuk laporan – laporan yang harus diajukan mengenai hal tadi guna memenuhi pertanggung jawaban yang bersifat keuangan dan lainnya.
Sangat tepatlah kiranya kita memperhatikan dengan seksama apa – apa yang telah diuraikan diatas tadi semua yang ada hubungannya dengan kebijaksanaan manajemen, terhadap terjadinya transaksi – transaksi yang semuanya tentulah minta dukungan dana.Dengan perkataan lain kesemua kegiatan di RS nyatanya ada efek keuangannya, apaki itu merupakan cost (biaya) tapi dapat pula merupakan reveneu (pemasukan). Transaksi dapat pula berupa kredit, atau tunai, yang akibatnya untuk suatu bagian merupakan income berupa barang atau inventarisnya